Pamulang – Tim Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) telah selesai mengolah dan merilis data evaluasi terkait monitoring kegiatan belajar mengajar pendidik di lingkungan SMK Letris Indonesia 2. Laporan pemantauan guru ini mencakup periode satu bulan penuh, yakni dari bulan Agustus 2026.
Berdasarkan data primer yang dihimpun dari Guru BK dan dikelola langsung oleh Tim SPMI, tingkat ketidakhadiran (absensi) guru saat jam mengajar di kelas tercatat berada pada angka 3,9%. Angka tersebut perlu menjadi perhatian bersama karena masih berada di atas toleransi ambang batas maksimal yang ditetapkan, yaitu sebesar 2%.
Sebagai tolak ukur evaluasi mutu, acuan mode "Sekolah Unggulan" (yang ditandai dengan garis hijau pada indikator monitoring) memiliki standar tingkat ketidakhadiran pendidik di angka yang sangat rendah, yakni hanya 0,6%.
Berdasarkan rincian rekapan absensi yang tercatat selama bulan Agustus 2026, mayoritas faktor penyebab ketidakhadiran guru didominasi oleh alasan sakit dan izin, serta terdapat catatan karena keperluan menerima tamu.
Dari hasil monitoring tersebut, Tim SPMI menarik kesimpulan bahwa tingkat ketidakhadiran guru di kelas SMK Letris Indonesia 2 masih tergolong cukup tinggi apabila mengacu pada angka rata-rata mode sekolah unggulan. Laporan dari dokumen "Catatan Monitoring Guru Periode 1 - 31 Agustus 2026.pdf" ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan refleksi strategis bagi manajemen sekolah serta para pendidik untuk terus meningkatkan disiplin, kehadiran, dan mutu pelayanan pendidikan ke depannya.
Klik tombol di bawah ini untuk mengunduh dokumen terkait postingan ini.
Unduh File