Pengumuman
30 Sep 2026
Pamulang – Yayasan Leo Sutrisno resmi menghadirkan program Student Voice, sebuah kanal aspirasi terpadu yang diperuntukkan bagi seluruh siswa di lingkungan SMK Letris Indonesia, SMK Letris Indonesia 2, SMK Kesehatan Letris Indonesia, dan SMK Kesehatan Letris Indonesia 2.
Mengusung tagline "Your Voice Matters: Dengar, Sampaikan, Perbaiki", program ini merupakan langkah nyata dan komitmen sekolah untuk mendengarkan suara peserta didik. Sekolah menyadari bahwa institusi pendidikan bukan sekadar tempat untuk belajar, melainkan ruang bagi siswa untuk tumbuh. Oleh karena itu, setiap siswa berhak memiliki ruang yang aman dan nyaman untuk menyampaikan pendapat, kritik, ide, maupun kendala yang mereka alami.
Apa Tujuan dari Student Voice? Program ini dirancang untuk menciptakan komunikasi dua arah yang sehat antara siswa dan pihak sekolah. Selain menjadi sumber evaluasi terhadap kualitas layanan dan fasilitas pendidikan, kanal ini sangat penting untuk mendeteksi secara dini isu-isu terkait keamanan, konflik sosial, hingga perundungan (bullying). Harapannya, budaya sekolah yang terbuka, responsif, dan saling menghargai dapat terus terbangun.
Kategori Informasi yang Dapat Disampaikan Melalui Student Voice, siswa dapat bersuara secara leluasa mengenai berbagai hal, di antaranya:
Fasilitas & Lingkungan: Masukan terkait kebersihan, kenyamanan kelas (AC), kantin, fasilitas olahraga, hingga keamanan lingkungan.
Pembelajaran: Kendala dalam proses KBM, metode belajar, tugas, dan jadwal.
Kegiatan Sekolah: Ide pengembangan program OSIS, ekstrakurikuler, dan event sekolah.
Pelayanan Sekolah: Keluhan administrasi, informasi, dan prosedur pelayanan.
Relasi Sosial & Keamanan: Pelaporan konflik pertemanan, ancaman, kekerasan, pelecehan, hingga perundungan.
Privasi Terjamin dengan Komitmen "You Said, We Did" Siswa tidak perlu merasa takut atau ragu untuk bersuara. Seluruh laporan dikelola dengan prinsip aman, rahasia, objektif, dan tidak menghakimi. Laporan sensitif hanya akan diakses secara terbatas oleh pihak berwenang (seperti Kepala Sekolah, Tim Kesiswaan, atau BK). Bahkan, siswa diberikan kebebasan untuk menggunakan opsi anonim (tanpa identitas) untuk keamanan ganda.
Lewat komitmen "You Said, We Did", sekolah menjamin bahwa setiap masukan yang membangun tidak hanya akan dibaca, tetapi akan diklasifikasikan berdasarkan urgensinya untuk diberikan tindakan penyelesaian atau perbaikan yang nyata. Meski begitu, siswa diimbau untuk menggunakan kanal ini dengan bijak—bukan untuk ajang fitnah, penyebaran hoaks, atau ancaman.
Mari Sampaikan Aspirasimu! Punya keluhan, kritik membangun, atau ide cemerlang untuk memajukan sekolah? Jangan hanya dipendam! Sampaikan suaramu sekarang juga. Karena di sini, suara dan kenyamananmu sangat berharga.
Kirimkan aspirasi, kritik, dan keluhanmu dengan mengisi Student Voice Form secara digital melalui tautan resmi di bawah ini: 👉 Form Student Voice
Bersama Student Voice, mari kita wujudkan lingkungan sekolah yang lebih baik, aman, dan nyaman untuk semua.
Baca Selengkapnya